header image

Balikpapan

Posted by: Astrajingga Ngumbara | January 28, 2009 | No Comment |

Akhirnya saiah tiba di Balikpapan…
Flight dari cengkareng Tgl 16 January 2009 Pukul 09:55 WIB, sekitar 2 jam di udara sampai di bandara International Sepinggan pukul 13:00 Waktu setempat

setelah seminggu di Balikpapan akhirnya meyakinkan diri bahwa benar adanya kalo ada yang bilang Balikpapan merupakan kota termahal di Indonesia. ya walaupun saiah belum keliling kesemua kota diseluruh indonesia. setidaknya saya bandingkan dengan kota Jakarta.

ada yang menggelitik pikiran saya tentang kota Balikpapan. Ibukota Kaltim itu Samarinda bukan Balikpapan, tetapi sebagian yg pada umumnya berada di Ibukota propinsi tetapi malah berada di Balikpapan yang bukan ibukota propinsi.

Bandara.
pas di boarding room saya sempat ngobrol dengan penumpang yang mau ke Samarinda.
Saiah: Bapak mau ke mana?
Bapak: Ke Samarinda dek, adek kemana?
Saiah: Ke Balikpapan pak..
trus ngobrol apa adanya sambil nunggu
sampe ada pengumuman penumpang yang ke Balikpapan dipanggil suruh masuk pesawat, eh si bapak itu ikut juga. dengan polosnya saiah nanya.
Saiah: Bukannya bapak ke Samarinda?
Bapak: iya betul saya ke Samarinda
Saiah: loh ini kan ke Balikpapan bukan ke Samarinda
Bapak: iya betul ke Balikpapn dulu baru ke Samarinda.
Saiah: memangnya ga ada penerbangan langsung ke Samarinda pak?
Bapak: iya ga ada dek, mesti ke Balikpapan dulu baru nyambung ke Samarinda atow naik angkutan darat 2 jam perjalanan.
Saiah: ooooo… (mesem mesem malu dengan pikiran konservatif saiah yang beranggapan ibukota propinsi itu pusat dari segalanya. dan ternyata teori itu tidak berlaku untuk Kaltim salah satunya bandara, malahan ini bandara international loh…)

POLDA & KODAM
di hari minggu pertama saya diajak berkeliling oleh rekan kantor, berkeliling kota balikpapan saya lihat cukup bersih, tempat hiburan dan perbelanjaan walaupun tidak banyak pilihan saya rasa cukup lengkap, dari bakso lapangan tembak sampai Starbuck ada, juga studio XXI.
ketika berkeliling saya melewati kantor POLDA Kaltim dan KODAM VI Tanjung Pura, dan akhirnya berkomentar “kenapa POLDA sama KODAM ada di sini bukan di Samarinda” dijawab sama rekan saya “iya samarinda cuma dikasih kantor gubernur sama DPRD saja, karena memang harus disana” loh???

Sealin itu koran besar Kaltim pun ada di balikpapan yaiut Kaltim Pos (grup Jawa pos) dan Tribun Kaltim (grup Kompas).

 -Astrajingga Ngumbara-
Bpn 280109

under: Bahasa, cerita, obrolan
Tags: ,

Two Step Behind - Def Leppard

Posted by: Astrajingga Ngumbara | December 19, 2008 | 1 Comment |

Presented to who -The One- that I’ll (always) be two step behind her
-=THE LITTLE ONE(time) is THE GREAT ONE=-
tetaplah menjadi bintang paling terang..!!!

Two Step Behind

Walk away if you want to
It’s okay if you need to
Well you can run but you can never hide
From the shadow that’s creeping up beside you
There’s a magic running through your soul
But you can’t have it all

Whatever you do - I’ll be two steps behind you
Wherever you go - and I’ll be there to remind you
That it only takes a minute of your precious time
To turn around, I’ll be two steps behind

Yeah yeah

Take the time to think about it
Walk the line, you know you just can’t fight it
Take a look around, you’ll see what you can find
Like the fire that’s burnin’ up inside me
And there’s a magic running through your soul
But you can’t have it all, no

Whatever you do - I’ll be two steps behind you
Wherever you go - and I’ll be there to remind you
That it only takes a minute of your precious time
To turn around, I’ll be two steps behind

There’s a magic running through your soul
But you, you can’t have it all

Whatever you do - I’ll be two steps behind you
Wherever you go - and I’ll be there to remind you
That it only takes a minute of your precious time
To turn around, I’ll be two steps behind

Yeah baby, two steps behind
Oh sugar, two steps behind

under: English, music
Tags: , ,

Sakapeung

Posted by: Astrajingga Ngumbara | December 18, 2008 | 1 Comment |

Sakapeung sok karaos…
Sakapeung sok ngaraos…

Sakapeung sok katineung…
Sakapeung sok mitineung…

Sakapeung sok kaimpleng…
Sakapeung sok ngimpleng…

Sakapeung…
Mugia ukur sakapeung…

-Astrajingga Ngumbara-
18122008

under: Sundanese, kereteg hate, sajak
Tags: , ,

Which one you have to choose? Being a complainer or be grateful?

Posted by: Astrajingga Ngumbara | December 12, 2008 | 3 Comments |

Terkadang atau bahkan mungkin luput dari perhatian kita, padahal itu adalah kebiasaan kita sehari hari. Dan sayangnya pilihan pertama yang sering kita lakukan daripada yang kedua, seringkali kita mengeluh setiap harinya, apakah itu tentang pekerjaan, keuangan, pasangan, bahkan orang sekitar.(semoga tulisan ini bukan merupakan keluhan tapi lebih ke renungan .. aamiin..)

Dan yang lebih mengerikan tidak sedikit kita berlomba untuk memamerkan keluhan kita kepada orang lain apalagi pada saat season ngerumpi seolah-olah keluhan kita itu merupakan suatu prestasi yang sangat patut untuk dibanggakan.. Masyaalloh…

Ilustrasi:

A: “kerjaan doang ditambah-tambahin pangkat ga naek naek”

B: “tp gaji naik kan… mending daripada gw dah dua taun gaji ga naik naik”

Padahal semakin kita mengeluh, maka akan semakin sering pula kita mengalami hal yang kita keluhkan, ingat tentang mind power? atau istilah “setiap untai kata adalah do’a”?

Orang yang selalu mengeluh tidak pernah puas akan apa yang telah diraihnya, berpikiran negative terhadap orang lain, iri, dengki, berprasangka, cemburu, curiga. Akibat dari sikap yang seperti itu hidupnya tidak tenang, tidak ada rasa aman, dan tidak pernah merasa nyaman. Sehingga orang seperti ini seringkali mengalami stress, depresi dan frustasi.

Point yang menjadi perhatian adalah,

Mengapa kita mengeluh?

Kita mengeluh karena kita kecewa akan realita yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan dan cita-citakan.

Bagaimana cara mengatasinya?

Caranya gampang saja tapi terkadang kita sendiri yang membuatnya susah, kita hanya perlu Bersyukur… ya bersyukur…

Ya memang terkadang kita lupa untuk bersyukur, bahkan walaupun hanya dalam ucapan, kata Alhamdulillah pun seringkali luput dikala kita mendapat suatu kenikmatan, padahal beribu kenikmatan yang Allah berikan tiap harinya tidak akan bisa kita hitung.

Berawal dari berpikirlah positif/positive thinking, bahwa sesungguhnya banyak hal yang bisa kita syukuri dibalik hal yang kita keluhkan, dan yakin kan bahwa itu pasti ada, coba lihat dari sudut pandang lain pasti pikiran kita lebih terbuka bahwa memang ada yang patut kita syukuri dibalik semua ini. Allah tidak akan mencelakakan mahluk-Nya kecuali dia yang mencelakakan dirinya sendiri.

Bersyukurlah lebih banyak lagi senantiasa kemudahan akan menyertai kita, karena kita dapat lebih melihat yang selama ini luput dari pandangan karena kita terlalu sibuk mengeluh. Orang yang selalu bersyukur hidupnya akan damai karena selalu berlapang dada, sehat dan cerah akan tercermin di wajah karena selalu tersenyum, tidak terlihat marah, khawatir ataupun takut karena dia selalu yakin Bahwa semua yang telah terjadi itu adalah atas izin dan kehendak-Nya, dan semua kehendak-Nya adalah untuk kebaikan kita.

Wallahu’alam bis shawaab

-Astrajingga-

under: Bahasa, renungan
Tags: , , ,

Nusantara Online

Posted by: Astrajingga Ngumbara | November 19, 2008 | No Comment |

logo.png


bagi para penggemar game online MMORPG, kini akan hadir buatan Indonesia.

game Nusantara Online ini sekarang masih dalam tahap pengembangan, dan rencananya akan dirilis sekitar pertengahan tahun 2009 mendatang.

Game ini berlatar belakang sejarah kejayaan kerajaan kerajaan Nusantara, seperti Majapahit dan Sriwijaya dan Padjadjaran.

Adapun karakter dalam permainan ini atau yang lebih dikenal oleh para gamer dengan sebutan char, ada 4 karakter yaitu Pradhabasu (Makadaga-Ahli Pedang, Ratanca (Janggan-Ahli pengobatan), Panji Siaprang (Mamanah-Ahli panah) dan Bango Lumayang (Astadipati-Telik sandi).

sumber –> Nusantara Online

-Astrajingga Ngumbara-

under: Bahasa, obrolan
Tags: , , ,

Alhamdulillah tur Sumerah*

Posted by: Astrajingga Ngumbara | November 2, 2008 | 3 Comments |

cunduk kana waktu nu tangtu
ninggang kana mangsa nu nyata
nitih kana wanci nu mustari
jejeg tujuh likur geus ngurangan jatah kuring kumelendang di alam dunya
asa can naha naha
dasar ku tara syukur jigana mah
Gusti… hampura abdi…
padahal rijki naon nu badé di pungkir
sadaya gé kagungan Gusti…
urang mah mung saukur dibéré titipan
tapi seringna éta titipan teh kuurang diaku aku
jeung teu saeutik malah nu ngagungken éta titipan tibatan ngagungkeun Anjeun
padahal milik urang nu saéstuna mah teu lian ti kalakuan urang wungkul
heug dina kalakuan goréng ogé hadéna
éta milik urang nu haq tur bakal ditanggelwalerkeun isuk jaga ning géto ka Anjeun

Alhamdulillah Gusti…
dina danget ieu
dina jejegna tujuh likur
kuring dikersakeun ngaitkeun paniatan hadé
mugia diteraskeun ieu lampah kana jalan sunnah Rasul jaga
da kahoyong mah alim kumawantun mayunan pun raka
sanaos mung saukur kahoyong
ari kana bréh na mah sumerah nyanggakeun
da sagala gé kagungan Anjeun

02112008

-Astrajingga Ngumbara-

*judul awalnya birthday vs engaging, tp ga jadi narsis banget wekekeke :)

under: Sundanese, lengkah lumampah
Tags: ,

Wanci

Posted by: Astrajingga Ngumbara | October 29, 2008 | No Comment |

Kiwari geus jarang nu nyebatkeun ngaran wanci dina obrolan sadidinten keur nunjukeun waktos. Umumna téh ngaggo jam ayeuna mah, dilembur kuring aya keneh sababaraha nami wanci nu sok di anggo éta gé biasana nu nyebat téh nu tos sarepuh, barudak anom mah bororaah aya nu nyebat, apal kénéh ge duka téh teuing.

Tah ieu nami nami wanci dina sapoé sapeuting.

tengah peuting kira-kira tabuh 24.00
usum tumorék kira-kira tabuh 24.30
janari leutik kira-kira tabuh 01.30
janari gedé kira-kira tabuh 02.00
disada rorongkéng/kongkorongok hayam sakali kira-kira tabuh 02.30
haliwawar kira-kira tabuh 03.00
kongkorongok hayam dua kali kira-kira 03.30
janari kira-kira 04.00
subuh kira-kira tabuh 04.30
balébat kira-kira tabuh 05.00
carangcang tihang kira-kira tabuh 05.30
isuk-isuk kira-kira tabuh 06.00
murag ciibun kira-kira tabuh 07.00
pecat sawed kira-kira tabuh 09.00
haneut moyan kira-kira tabuh 10.00
rumangsang kira-kira tabuh 11.00
tengah poé/lohor kira-kira tabuh 12.00
mengok kira-kira tabuh 13.00
lingsir ngulon kira-kira tabuh 14.00
asar kira-kira tabuh 15.00
paososoré kira-kira tabuh 16.00
ngampih laleur kira-kira tabuh 17.00
tunggang gunung kira-kira tabuh 17.30
sariak layung kira-kira tabuh 18.00
sareupna/magrib kira-kira tabuh 18.15
harieum beungeut kira-kira tabuh 18.30
isa kira-kira tabuh 19.00
sareureuh budak kira-kira 21.00
sareureuh kolot kira-kira tabuh 21.30
peuting kira-kira tabuh 23.00

under: Sundanese, ngawangkong
Tags: , ,

benar / sejati ?

Posted by: Astrajingga Ngumbara | October 22, 2008 | No Comment |

Yang mana yang benar..?

sesuatu yang benar itu sejati kah?
sesuatu yang sejati itu benar kah?
sejati itu yang sebenarnya kah atau sebenarnya itu yang sejati?

gw ngerasa nyaman bersama bintang, walaupun hanya sebagai teman malam.
gw ngarasa nyaman bersama bulan, walaupun sang bulan pelarian malam.

apakah kenyamanan dengan bintang hanya euforia pengharapan.
apakah kenyamanan dengan bulan implementasi kesunyian.

tidak.. tidak dapat kupastikan..
yang mana..
sebenarnya yang nyaman..
atau yang nyaman sebenarnya..

gw ingin terus melihat terangnya sinar bintang…
gw ga mau melepas hangatnya pelukan bulan…
bintang lah yang menerangi malam gelap gw…
bulan lah yang menghangatkan dinginnya malam gw..

entah lah… dihari kemudian…
akan kah malam gw tetap terang…
akan kah tetap hangat malam gw nanti…
atau tetap gelap dan dingin..

wallahua’lam bis sawab

*antara juli-september ‘07, dimana gw conect lagi sama bintang setelah bertaun taun loss, dan gw terlanjur bersama bulan.

under: Bahasa, curcer
Tags: , ,

KADUHUNG TEPUNG

Posted by: Astrajingga Ngumbara | October 22, 2008 | 4 Comments |

Nalika wujud salira maya
angin ririh ngahiliwir
angin puyuh gegelebugan
aya nu kapati-pati
implengan ngaréka-réka
panutan sarwa sampurna

Basa anjeun kalan-kalan némbongan
balébat kokolébatan
ngan saséor hujan silantang
aya nu midangdam
da wangwangan teuing ku yakin
pupujaning ati téh nu keur dipilari

Cunduk waktu wujud anjeun nampeu hareupeun
raga nyata léah manah
lain kukupu nu ngageleber hésé néwakna
lain katumbiri nu boa iraha kawénéhanana
hate kalah nganaha-naha
kaduhung tepung
migandrung sotéh mun anjeun teu sumping-sumping
hanjakal tepang
mitineung sotéh mun anjeun ngawujud kalangkang

under: Sundanese, kereteg hate
Tags: ,

Categories